Aqiqah & Kambing Guling

Cara Menjadi Ibu Yang Baik Dalam Islam

Menjadi seorang ibu merupakan sebuah tantangan tersendiri.

Kesabaran adalah salah satu modal utama yang harus dimiliki seorang ibu, meskipun melihat perkembangan sang buah hati adalah kebahagiaan, namun tak jarang tingkah polah anak-anak sangat menuntut kesabaran besar. Jika akhirnya kita tidak mampu mengontrol emosi, maka seringkali anak malah menjadi tersakiti. Apalagi dalam islam anak tentu memiliki kedudukan yang istimewa, sebab tidak semua pasangan suami istri di beri amanat oleh allah mendapatkan keberuntungan menimang momongan.

Menjadi seorang ibu tentu memiliki tuntutan yang luar biasa besar. Terlebih ketika sudah memiliki anak, dibutuhkan rasa sabar yang luar biasa hebat dalam diri seorang ibu. Bagaimana tidak sabar? Ketika sedang menikmati makanan tiba-tiba saja si buah hati ingin buang air besar, ketika baru saja mengepel lantai ternyata mereka menumpahkan makanan atau minuman atau malah membawa lumpur bekas bermain dari luar.

Hal-hal yang disebutkan tadi tentu secara tidak sadar membuat kita melatih kesabaran sebagai seorang ibu. Itulah mengapa menjadi seorang ibu merupakan sebuah tantangan tertinggi bagi seorang wanita. Kesabaran adalah modal utama yang dimiliki seorang ibu, walaupun melihat perkembangan anak adalah kebahagiaan tapi tak jarang tingkah polah mereka membuat kita sebagai ibu dituntut memiliki kesabaran luar biasa. Oleh karena itu, mari kita simak bagaimana menjadi ibu yang baik menurut islam :

  1. Berlatih Bersabar

Melatih kesabaran secara terus menerus akan dapat meningkatkan kesabaran. Lebih dari itu, kesabaran yang dilatih secara terus menerus dapat menjadi kebiasaan.

Sebagaimana dalam surah al-imran :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اصْبِرُوا وَصَابِرُوا وَرَابِطُوا وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.” (QS. Ali Imran: 200)

2. Berdo’a

Tips menjadi ibu yang sabar selanjutnya adalah berdoa. Berdoa adalah salah satu cara yang paling mudah dilakukan untuk mengatasi kesabaran dalam diri kita. Dengan berdoa biasanya segala emosi dan amarah akan menguap begitu saja. Hal inilah yang sepatutnya dilakukan sang ibu untuk anak mereka, dengan berdoa juga akan menuntun sang anak kepada jalan yang seharusnya seperti yang kita inginkan. Percayalah bahwa allah selalu berada di dekat anda untuk membantu.

3. Beri Pelukan dan Ciuman 

Alih-alih memukulinya saat melakukan kesalahan, cobalah berikan pelukan dan ciuman kepadanya. Hal ini merupakan cara melatih kesabaran menghadapi anak dengan menggantikan ekspresi marah atau kesal anda sekaligus melatih pula emosi anak dengan rasa cinta yang baik. Sebuah pelukan dan nasihat yang baik tentu akan di dengarkan dengan seksama oleh sang anak sehingga kemungkinan ia akan mendengarkan ucapan kita akan lebih besar dibanding dengan sikap marah-marah yang kita tunjukkan. Efek pelukan dan ciuman juga akan meredam emosi kita sendiri sebagai ibu karena ada rasa sayang di dalam sana untuk si buah hati tercinta.

4. Perbanyak Istiqfar

Jika kita dalam kondisi lelah, jenuh, serta emosi memuncak, jangan berinteraksi dahulu dengan anak. Lebih baik diam sejenak, istighfar, dan tinggalkan anak dalam keadaan aman ke ruangan lain. Tenangkan diri terlebih dahulu sehingga ketika berinteraksi dengan anak sudah dalam keadaan nyaman.

5. Ingat Bahwa Tidak Semua Wanita Seberuntung Anda 

Selalu sadari di dalam diri bahwa tidak semua orang dipercaya menjadi seorang ibu, memiliki anak cerdas, aktif, dan sehat, oleh karena itu bersyukurlah. Jaga amanah Allah dengan sabar dan bahagia. Kita adalah orang-orang terpilih dan pasti mampu menghadapinya. Sehingga ini menjadi pengingat bagi kita agar tetap dapat berprilaku sabar terhadap anak.

6. Syukuri apa yang Terjadi Saat Ini

Waktu berjalan ke depan, apa yang terjadi saat ini tidak akan pernah bisa terulang di masa depan. Jika kita menggores hati mereka dengan perilaku tidak baik, itu akan membekas lama. Sebaliknya jika kita mensyukuri kebaikan mereka, mereka akan merasa senang. Jangan sampai kita menyesal ketika mereka telah beranjak dewasa.

7. Berdizkir

Selain bentuk-bentuk dzikir sederhana yang dapat kita lakukan, bedzikir juga dapat membuat hati tenang dan kesabaran akan meningkat.

8. Positif Thinking

Pikiran yang positif akan sangat berpengaruh terhadap perilaku di kehidupan sehari-hari. Kesuksesan, keberhasilan, ketenangan hati, dan kesabaran juga didapat dari pikiran yang positif. Pikiran yang positif juga akan selalu menimbulkan sikap optimis. Sikap optimis akan membuat perasaan putus asa sulit untuk mucul. Dengan begitu, kesabaran akan meningkat.

9. Atur Emosi

Biasanya ketidaksabaran muncul karena emosi yang tidak baik, seperti marah, kesal, dan putus asa. Apabila kita dapat mengontrol emosi dengan baik, maka kesabaran pun akan tetap terjaga.

10. Kesabaran Akan Berbuah Hal Manis

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya orang-orang yang bersabar itu akan dipenuhi pahala mereka dengan tiada hitungannya.” (QS. Az-Zumar: 10)

11. Kenali Kondisi Anda

Seorang ibu biasanya lupa akan kondisinya sendiri karena terlalu fokus menjaga anak dan menemaninya bermain. Padahal hal ini sangat penting bagi ibu untuk mengontrol emosinya. Biasanya karena lapar yang berlebihan, anda akan sulit mengontrol emosi dan menjadi lebih mudah marah. Seharusnya walaupun anda disibukkan dengan segala sesuatu, mengisi perut juga penting sebelum berhadapan dengan si buah hati.

12. Berikan Pujian Kepada Anak

Pujian adalah mengatakan sesuatu tentang hal positif atas apa yang dilakukan orang lain atas pekerjaan atau tugas yang dilakukan dengan baik dan biasanya sesuai dengan ekspektasi. Setiap orang menyukai pujian, begitu pun dengan anak . Tips menjadi ibu yang baik untuk anak adalah dengan memberikan mereka pujian. Pujian yang diberikan biasanya akan membuat anak kita terus bersikap positif dan semangat melakukan hal yang ia senangi.

Bersikaplah qanaah (merasa cukup dengan apa yang Allah berikan) dan jadikanlah bahan renungan untuk  diri kita,karena masih banyak di luar sana yang tidak seberuntung kita.
 

Rasulullah shallallahu a’laihi wasallam bersabda:

انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ

“Lihatlah kepada orang yang berada di bawah darimu dalam urusan dunia, dan janganlah  kalian melihat kepada orang yang berada diatasmu yang demikian itu akan lebih bisa untuk kita tidak meremehkan kenikmatan Allah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

والله أعلمُ بالـصـواب

 

 

Info & Pemesanan Aqiqah :

Tlpn/SMS/WA : 081 230 442 972

Kantor layanan : Jl. Jend. Sutoyo 2 No.9 Sawangan, Purwokerto

Website           : www.aqiqahpurwokerto.com

              www.padiaqiqah.com

Instagram        : @padiaqiqahpurwokerto

 

Source             : dalamislam.com

Terbaru

Hukum Mengaqiqahkan Orang Tua

 

Hukum mengaqiqahkan orang tua tidaklah dilarang, asalkan syarat dan sah…

Benarkah Uang Suami Milik Istri dan Uang Istri Milik Istri ?

 

Di tengah masyarakat berkembang istilah “ uang suami milik…

Cara Menjadi Ibu Yang Baik Dalam Islam

Menjadi seorang ibu merupakan sebuah tantangan tersendiri.

Kesabaran adalah salah…

3 Perkara Yang Wajib Di Terapkan Dalam Hidup Kita

Hidup itu ibarat menuntut ilmu di sekolah. Ada proses belajar,…